Minggu, 23 Agustus 2026
WITA. 00:00:00

BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Nusa Tenggara Timur Hadiri Focus Group Discussion Penguatan Sistem Peringatan Dini Berbasis Dampak.

Diterbitkan pada: 2026-07-23

Kupang – BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Nusa Tenggara Timur menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka penguatan implementasi Impact-Based Forecasting (IBF) sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas sistem peringatan dini berbasis dampak di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi dan diskusi lintas sektor untuk menyamakan persepsi, memperkuat kolaborasi, serta mengevaluasi kesiapan data dan informasi yang dibutuhkan dalam mendukung pelaksanaan Aksi Merespons Peringatan Dini (AMPD).

Dalam forum tersebut, para peserta membahas pembaruan ketersediaan data pendukung IBF, mekanisme pertukaran informasi antarinstansi, serta strategi penguatan sistem peringatan dini yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Sebagai penyedia informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika, BMKG memiliki peran strategis dalam menyediakan informasi cuaca dan iklim yang akurat, tepat waktu, serta mudah dipahami sebagai dasar penyusunan langkah antisipasi dan pengambilan keputusan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Melalui sinergi yang terjalin antara BMKG, BPBD, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, diharapkan implementasi Impact-Based Forecasting (IBF) dapat semakin optimal dalam mendukung penyelenggaraan sistem peringatan dini yang berorientasi pada dampak. Pendekatan ini tidak hanya menyampaikan informasi mengenai potensi bahaya, tetapi juga memberikan gambaran mengenai risiko dan dampak yang mungkin terjadi sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Partisipasi BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Nusa Tenggara Timur dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana serta meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap ancaman bencana hidrometeorologi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Berita Terbaru Lainnya

2026-07-27
Baca Selengkapnya
2026-07-23
Baca Selengkapnya
2026-07-23
Baca Selengkapnya
2026-07-06
Baca Selengkapnya